Salah satu pertanyaan yang cukup sering muncul saat wawancara kerja adalah, "What should we hire you?" atau "Apa yang membuat Anda cocok untuk posisi ini?"
Pertanyaan ini bukan untuk menjebak kandidat, melainkan untuk memahami nilai lebih yang dapat Anda berikan kepada perusahaan. Oleh karena itu, penting untuk mengenali kelebihan diri dan mampu menghubungkannya dengan kebutuhan posisi yang Anda lamar.
Kenali Nilai Lebih Anda
Setiap orang memiliki keunggulan yang berbeda. Nilai lebih inilah yang dapat membedakan Anda dari kandidat lainnya.
Beberapa contoh nilai lebih yang dapat Anda miliki antara lain:
-
Keterampilan, baik teknis maupun nonteknis, seperti kemampuan mengoperasikan software tertentu, komunikasi, atau kepemimpinan.
-
Pengetahuan, misalnya pemahaman mengenai industri, pasar, atau bidang pekerjaan tertentu.
-
Pengalaman, seperti proyek yang pernah dikerjakan, pencapaian, maupun tantangan yang berhasil diselesaikan.
-
Cara bekerja, misalnya mampu berpikir analitis, cepat beradaptasi, atau tetap tenang saat menghadapi tekanan.
-
Bakat atau kekuatan pribadi, yaitu hal-hal yang secara alami menjadi keunggulan Anda.
Sesuaikan dengan Posisi yang Dilamar
Tidak semua kelebihan perlu disampaikan saat wawancara. Pilihlah keunggulan yang paling relevan dengan posisi yang Anda lamar.
Misalnya, jika Anda melamar posisi di bidang pemasaran, kemampuan membangun hubungan dengan pelanggan akan lebih relevan dibandingkan kemampuan yang tidak berkaitan dengan pekerjaan tersebut.
Sebelum wawancara, baca kembali deskripsi pekerjaan dan identifikasi beberapa kemampuan atau pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Jelaskan Dampaknya
Menyebutkan kelebihan saja belum cukup. Akan lebih meyakinkan jika Anda juga dapat menjelaskan bagaimana kemampuan tersebut memberikan dampak atau manfaat.
Daripada hanya mengatakan:
"Saya memiliki kemampuan komunikasi yang baik."
Cobalah jelaskan dengan contoh:
"Pada pekerjaan sebelumnya, saya menjadi penghubung utama dengan beberapa klien. Melalui komunikasi yang baik, saya berhasil menyelesaikan beberapa kendala yang terjadi dan membantu menjaga hubungan kerja sama tetap berjalan dengan baik."
Contoh lainnya:
Daripada mengatakan:
"Saya menguasai sistem database keuangan."
Anda dapat menjelaskan:
"Saya terbiasa menggunakan sistem database keuangan untuk mengolah dan menganalisis data. Pengalaman tersebut membantu tim memperoleh informasi yang lebih akurat sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan."
Tips Menjawab
Saat menjawab pertanyaan ini, ingat tiga hal berikut:
-
Pilih kelebihan yang benar-benar relevan dengan posisi yang dilamar.
-
Dukung jawaban Anda dengan contoh nyata dari pengalaman, organisasi, magang, atau proyek yang pernah Anda kerjakan.
-
Fokus pada bagaimana kemampuan Anda dapat memberikan kontribusi bagi tim maupun perusahaan.
Tidak perlu memberikan jawaban yang berlebihan atau terdengar sempurna. Jawaban yang jujur, spesifik, dan didukung contoh nyata akan memberikan kesan yang lebih kuat kepada pewawancara.